Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya

Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya
Foto: Riyan Rizki Roshali/Sindonews

VAZnews.com — Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi, kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), Senin (23/2/2026). Pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, demikian disampaikan Dian usai menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan lanjutan tersebut, penyidik masih mendalami sejumlah informasi yang dianggap perlu untuk disertakan dalam berkas. Dian menyebut bahwa panggilan kali ini bukan pemeriksaan baru, tetapi bagian dari pemenuhan arahan pendalaman dari penyidik.

“Barulah beliau (penyidik) menjelaskan bahwa ini hanya untuk pendalaman yang tadi pemenuhan P-19 tadi itu,” ujar Dian Sandi usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Dian mendapatkan sekitar 7–8 pertanyaan dalam pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pertanyaan itu merupakan pendalaman dari pemeriksaan sebelumnya yang sudah pernah dijalani.

Selain menjelaskan tujuan pemeriksaan, Dian juga menegaskan pandangannya soal substansi ijazah Jokowi yang menjadi obyek tuduhan. Ia menilai tidak ada perbedaan antara ijazah yang dipersoalkan dan ijazah yang dimiliki Jokowi sendiri dari Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1985 hingga Pilpres 2014.

“Tidak ada perbedaan itu sama sekali. Itu hanya dibuat-buat narasi mereka dalam memancing sentimen publik, sentimen politik.”

Pernyataan itu disampaikan Dian saat menjelaskan soal perbedaan antara ijazah yang diunggahnya dengan dokumen yang dipertanyakan oleh penyidik, yang menurutnya tidak berbeda secara substansial.

Selain berbicara soal materi ijazah, Dian juga menanggapi pertanyaan mengenai kontak dengan sejumlah pihak yang namanya terkait dalam surat panggilan penyidik. Ia mengatakan bahwa mereka tidak pernah berkomunikasi secara langsung dengannya.

“Dan sampai hari ini saya tidak punya nomor kontak mereka,” ujar Dian menanggapi pertanyaan tersebut.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa menurut Dian, pihak-pihak yang disebut dalam surat panggilan tidak pernah berkomunikasi langsung dengannya terkait kasus itu.

Kasus ini masih terus berjalan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan terhadap Dian Sandi merupakan bagian dari langkah lanjutan penyidik untuk menyusun berkas perkara agar dinyatakan lengkap (P-21) sebelum diserahkan kepada kejaksaan.

Sejumlah saksi dan pihak lain telah dimintai keterangan sebelumnya sebagai bagian dari mekanisme hukum. Tahapan pemeriksaan lanjutan menunjukkan komitmen penyidik untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi secara komprehensif.

Publik masih menunggu perkembangan selanjutnya soal kelanjutan hukum dalam perkara ini setelah berkas dinilai lengkap oleh penyidik. Hingga kini, proses masih berada dalam tahapan penyidikan aktif di Polda Metro Jaya.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Masih Soal Kasus Ijazah Jokowi, Kader PSI Dian Sandi Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya