Mbappé Disimpan di Laga Krusial — Ada Apa Sebenarnya di Balik Keputusan Madrid?
![]() |
| Foto: REUTERS/Violeta Santos Moura |
VAZnews.com - Real Madrid melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah menyingkirkan Benfica dengan agregat 3–1. Namun di tengah euforia kelolosan itu, satu pertanyaan justru mencuat: mengapa Kylian Mbappé tidak tampil di laga penentuan?
Keputusan untuk menyimpan sang penyerang utama dalam pertandingan krusial langsung memicu spekulasi. Tapi jawaban resmi dari kubu Madrid cukup jelas — ini bukan keputusan taktis, melainkan medis.
Menurut laporan resmi yang dikutip dari beIN Sports, Mbappé absen karena masih mengalami gangguan pada lututnya. Kondisi tersebut sudah mengganggu performanya dalam beberapa pekan terakhir.
Pelatih sementara Madrid, Álvaro Arbeloa, menegaskan bahwa klub tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun.
“Kami berbicara dengannya dan dengan staf medis. Dia belum merasa 100 persen dan kami tidak ingin mengambil risiko,” ujar Arbeloa.
Pernyataan itu sekaligus menutup spekulasi bahwa absennya Mbappé berkaitan dengan strategi rotasi. Madrid secara sadar memilih langkah konservatif demi memastikan kondisi pemain tidak memburuk.
Madrid Tetap Tampil Solid Tanpa Bintang Utama
Meski tanpa Mbappé, Real Madrid tetap mampu menyelesaikan pekerjaan mereka melawan Benfica.
Setelah menang 1–0 di leg pertama, Madrid mengamankan kemenangan 2–1 di Santiago Bernabéu untuk memastikan agregat 3–1 dan tiket ke fase gugur berikutnya di UEFA Champions League.
Arbeloa mengakui situasinya tidak ideal karena tim juga kehilangan beberapa pemain lain. Namun ia memuji respons skuad yang tetap kompetitif meski dalam kondisi tidak lengkap.
Soal kapan Mbappé kembali, Arbeloa belum bisa memastikan. Ia hanya menyebut ada harapan sang pemain bisa pulih dalam beberapa hari mendatang, tetapi keputusan akan tetap berdasarkan evaluasi medis.
Pendekatan ini menunjukkan Madrid tidak ingin memaksakan kondisi pemain hanya demi satu pertandingan, bahkan di kompetisi sebesar Liga Champions.
Absennya Mbappé di laga krusial justru menegaskan strategi jangka panjang klub. Dengan jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa, menjaga kebugaran pemain utama menjadi prioritas.
Madrid memang melaju tanpa sang bintang. Namun keputusan untuk menyimpannya mengirim pesan kuat: klub lebih memilih pemain pulih sepenuhnya daripada mengambil risiko cedera yang lebih serius.
Untuk saat ini, satu hal yang pasti Mbappé tidak dimainkan bukan karena Madrid ragu, melainkan karena mereka ingin memastikan ia kembali dalam kondisi terbaiknya.
